Jeni Karay_slider

Jeni Karay

Di Papua, kebanyakan perempuan di media sosial dibilang cantik jika ia bisa bergoyang, punya dada montok atau bokong yang besar.

Sementara seorang Jeni Karay, mendefinisikan cantik di dirinya dengan kepala. Perempuan asli berdarah Papua ini lebih memilih baca dan banyak bermain dengan kata. Menurut Jeni, melalui kata ia bisa memberikan pengaruh dan menumbuhkan minat membaca di anak muda Papua.

“Banyak skali orang yang berpikir kalau mau mendeliver message itu sesederhana kalau sa mau bicara A, brarti saya akan lemparnya A. Padahal tra seperti itu. Banyak teman-teman di Papua tra familiar dengar ilmu komunikasi yang sa pelajari. Mungkin buat sa itu hal remeh-temeh, tetapi buat dorang itu hal baru dan membuka cakrawala pemikirannya dorang.

Waktu kitorang sedang bicara, kitorang tuh sedang belajar mendengar apa pikirannya torang, dan juga membuka diri dengan apa yang orang lain pikirkan, sehingga wacana berpikirnya kitorang akhirnya bukan hanya tentang torang saja, tapi juga belajar tentang orang lain.

Bisa saja pada saat orang lain berbicara, dorang mengeluarkan hal-hal yang bahkan kitorang belum pernah tahu. Nah, di sini proses belajarnya terjadi.

Sa ingin memberikan pengaruh.

At least 2 sampai 3 tahun ke depan sa mau memberikan pengaruh bukan cuma dari apa yang sa posting di sosial media, tapi sa ingin anak muda juga ikut terjun dalam kegiatan-kegiatan sosial di Papua.”

Bagi Jeni, patriarki di Papua masih tergolong cukup dominan. Jeni merasa beberapa isu tertentu hanya boleh diangkat oleh kaum tertentu. Sebagai influencer, Jeni sedang berusaha “mengabu-abukan” sistem tersebut. Agar perempuan Papua menjadi sadar, bahwa ketika perempuan berbicara itu tidak ada urusannya dengan gender, tetapi murni pengetahuan.

Jeni tak henti-hentinya mengajarkan bahwa menjadi perempuan di Papua tidak sekedar lulus S1 lalu kawin.

“Jadilah perempuan yang tra cepat puas dan selalu mau lebih.

Sa lihat banyak perempuan takut sekolah tinggi karena alasan jodoh. Kalau laki-laki tra suka perempuan berkualitas dan bagus, ya itu dorang yang bodoh, bukan kitorang.”

Jeni Karay memiliki nama tanah Papua yaitu JIPUR, yang artinya, berkat Tuhan.

#liasidik × #jenikaray

Website: jenikaray.com

Jeni Karay adalah sosial media influencer dari Papua.
Co-Founder Sehati Sebangsa Foundation.

Sharing is Caring

By Laura Bee

21 April 2021

You may also like

  • All
  • Insights